Inilah Doa Dilancarkan Segala Urusan dan Ucapan (Doa Nabi Musa)

· · 0 komentar
Doa Agar Urusan dan Ucapan Lancar - Banyak sekali permasalahan-permasalahan hidup yang menimpa kita dalam mengarungi samudra kehidupan ini yang penuh dengan godaan dan tipu daya. Namun sebagai Muslim yang sejati, apapun yang menimpa kita, apapun yang kita alami susah, senang, bahagia mari kita selalu menyandarkan diri kepada Allah Swt. Karena semua yang terjadi didunia ini tidak lepas dari genggamanNya. Maka sepatut dan sewajarnyalah bahwa ini merupakan kewajiban bagi seorang Muslim yaitu berdoa kepada Allah agar dimudahkan segala urusan dan lisan, dilapangkan dan diberi kebahagiaan yang hakiki, bukan kebahagiaan yang bersifat sementara atau semu. 

Dibawah ini kami paparka doa Nabi Musa ketika sedang menghadapi Fir'aun, bahkan doa ini dicatat dalam Alquran Surat Thoha ayat 26 sampai 28 :
Doa Dilancarkan Urusan dan Ucapan
Doa nabi Musa
قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Musa berkata, ‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ (Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku).” (QS. Thoha: 25-28)

Dengan mengamalkan doa ini, Insyaalah urusan yang akan kita jalani akan dimudahkan Allah.Swt. Karena dengan do'a ini akan membuat hati menjadi tenang dan pikiran menjadi jernih, ucapan akan lebih yakin dan terhindar dari kebohongan. Rajin-rajinlah berdoa kepada Allah agar setiap urusan yang akan kita hadapi dapat terselesaikan dengan baik. Masalah yang menghimpit akan segera menjadi ringan. 

Kalau melihat sejarah ketika Allah memerintahkan Nabi Musa memperingati Fir'aun yang jelas ini merupakan tugas berat, karena tidak ada satupun orang Mesir yang berani menentang pada Firaun. Allah memerintahkan kepada Nabi Musa untuk mengajak Fir'aun kejalan kebenaran, karena sudah jauh melampaui batas, sampai-sampai ia mengklaim dirinya sebagai tuhan. seperti firmannya :
“Pergilah kepada Fir’aun; Sesungguhnya ia telah melampaui batas“. (QS. Thaha: 24)

Tentu saja berdo'a kepada Allah harus diiringi dengan penigkatan mutu taqwa kita padaNya. karena dalam surat Al Fatiah juga sudah dijelaskan "Hanya kepadamulah kami menyembah dan hanya kepadamulah kami meminta pertolongan".

******

0 komentar:

Post a Comment

- Berkomentarlah sesuai dengan topik
- Tidak diperkenankan promosi
- Komentar Link akan dilaporkan kekantor Lurah terdekat