Ini Dia Cara Mudah Membuat SIM C Tanpa Calo atau Perantara

· · 0 komentar
Tips Membuat SIM C dengan Jalur Legal Tanpa Calo - SIM C adalah Surat Izin Mengemudi untuk kendaraan bermotor bagi yang sudah berusia minimal 17 tahun. Apa sih fungsi SIM C itu? yang pertama sekali adalah sebagai izin pembatasan umur yang boleh mengendarai sepeda motor, karena kalau usia masih dibawah 17 tahun tentu akan sangat berbahaya. Yang kedua sebagai identitas sipengendara pengganti KTP, karena ketika tidak ada KTP kita bisa menggunakan SIM untuk menunjukan identitas kita. Selanjutnya untuk pemasukan Negara tercinta inilah kan, hehe. Sehingga sekali dalam 5 tahun kita harus memperbaharui SIM dengan sejumlah biaya lagi.

Kita mengenal ada jalur pembuatan SIM yang diurus oleh orang lain, atau dikenal dengan istilah SIM Tembak. Jadi kita hanya menerima bersih dan cukup memberikan identitas serta foto maka SIM nantinya akan di urus oleh calo tersebut. Apakah pembuatan SIM dengan cara lewat calo itu legal? jawabannya SIM nya legal, cuma jalurnya saya kira ilegal, hehe. Karena yang menjawab pertanyaan serta melakukan tes kendaraan bukan kita. Apakah hal ini melanggar hukum dan bisa diadukan? hehe saya ga tahu juga ya..
Tips Membuat SIM C dengan Jalur Legal Tanpa Calo
Alasan membuat SIM C secara legal dan tanpa calo adalah lebih murah dan menaati peraturan. Pembuatan SIM C di calo biasanya dengan bayaran yang bisa dua kali lipat dari harga pembuatan SIM sebenarnya. Bagaimana cara membuat SIM C tanpa calo dengan harga yang jauh lebih murah? ini dia tutorial lengkapnya :

1. Tes Kesehatan 
Untuk tes kesehatan kita harus ke dokter untuk pemeriksaan tekanan darah, penglihatan mata, berat badan, tinggi badan serta cek golongan darah. Tapi biasanya di Polres setempat sudah disediakan bidan untuk pemeriksaan kesehatan. Biaya untuk mengambil surat kesehatan ini Rp. 25.000, -. Apakah disitu kita betul-betul diperiksa? pengalaman saya biasanya bidan tersebut mengajukan pertanyaan apakah diperiksa atau hanya dikasih surat saja. Kalau dikasih surat saja cuma ditanya doang, nama, alamat, golongan darah.

Selanjutnya kita membawa surat tes kesehatan tersebut ke ruang tunggu bersama orang-orang yang sedang mengantri membuat SIM C. Selanjutnya kita diberikan formulir untuk mengisi data diri. Jangan lupa untuk memfoto KTP dan STNK motor anda.

3. Ujian Teori
Selanjutnya kita memasuki ruangan yang sudah disediakan untuk menjawab soal-soal ujian teori. Jadi tiap orang akan menjawab ujian dari komputer masing-masing. Pengalaman saya untuk menjawab soal biasanya hanya dengan melakukan klik pada mouse. Jika benar klik sebelah kanan jika salah pernyataan di soal klik sebelah kiri. Ada juga dengan system menjawab soal pilihan ganda. Ujian teori untuk membuat SIM C ini sama dengan ujian di sekolah ga boleh nyontek, hehe.

4. Ujian Lapangan (praktek)
Ujian lapangan ini untuk melakukan tes mengendarai sepeda motor di angka delapan. Jadi nanti ada semacam belokan yang berbentuk angka delapan yang harus kita lalui dengan beberapa kali putaran. Saya kira ini ujian tersulit, karena walaupun kita sudah terbiasa mengendarai sepeda motor, banyak juga yang gagal. Di Ujian lapangan mengendarai sepeda motor tersebut kaki kita tidak boleh mnyentuh tanah. Nah untuk mengantisipasinya, latihan saja buat belokan angka delapan di halaman rumah, hehe.

5. Sesi Foto
Jika kita sudah berhasil melalui dua tahapan ujian teori dan praktek, maka selanjutnya tahapan untuk sesi foto. Biasanya kita disuruh duduk di depan computer yang sudah tersambung dengan camera. Foto ini akan terpampang di SIM C kita nantinya. Saya sarankan untuk bergaya dulu agar hasil foto SIM C nya bagus, seperti menyisir rambut atau memakai bedak, hehe.

6. Sesi Pembayaran
Ini yang penting, sebagai warga negara kita harus membayar SIM C tersebut sebesar 100.000,- (seratus ribu rupiah) kepada negara. Karena ini juga merupakan salah satu bentuk pemasukan negara kita yang tercinta ini.

Nah dengan membaca langkah-langkah diatas semoga yang belum pernah membuat SIM C bisa mendapatkan gambaran ketika mengikuti berbagai sesi proses pembuatan SIM C di kapolres masing-masing. Jika dibandingkan dengan calo harga pembuatan SIM C bisa tiga kali lipat, karena di calo rata-rata dipatok dengan harga 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) untuk satu SIM C.

Saya sarankan untuk segera mengurus SIM C bagi anda yang sudah layak mendapatkannya (minimal 17 tahun usia minimal). Karena jika kena razia biaya yang harus dikeluarkan bisa lebih besar lagi. Dan supaya tidak was-was lagi ketika memboncengi istri anda di jalan raya, hehe.

Baca juga Kisi-kisi soal ujian teori pembuatan SIM C

0 komentar:

Post a Comment

- Berkomentarlah sesuai dengan topik
- Tidak diperkenankan promosi
- Komentar Link akan dilaporkan kekantor Lurah terdekat